Laporan Pertandingan: Tottenham Hotspur 2-4 Chelsea
Chelsea menunjukkan diri sebagai kandidat
tulen kampiun Liga Primer Inggris musim ini. Setelah membekuk Arsenal
2-1 di Emirates dua minggu silam, alias sebelum international break, The Blues kembali membawa pulang kemenangan dari markas rival sekota lainnya, Tottenham Hotspur, 4-2, pada Sabtu (20/10).
Tiga angka dalam London derby di
White Hart Lane ini menjadi yang pertama buat The Blues setelah enam
musim. Kemenangan ini juga memastikan mereka tetap kokoh di pucuk tabel
sementara dengan nilai 22 dalam delapan laga.
Di sisi lain, hasil
ini menghentikan catatan gemilang Spurs yang pada empat pekan
sebelumnya selalu membukukan tiga angka. Pelatih Andre Villas-Boas pun
mesti mengubur asa membalas sakit hati pada Roman Abramovich, pemilik
Chelsea yang cuma mempekerjakannya selama tujuh bulan musim lalu.
Adapun
status pemain terbaik pertandingan ini layak disematkan pada Juan Mata,
yang diabaikan tim nasional Spanyol dalam dua partai kualifikasi Piala
Dunia 2014 yang baru lewat lalu. Dua gol plus satu assist-nya mengantar The Blues memutar ketertinggalan 2-1 dan mengunci skor akhir 4-2.
Babak Pertama
Turun tanpa Moussa Dembele, diduga karena cedera, serta Gareth Bale
yang mendampingi pasangannya melahirkan, Tottenham Hotspur sanggup
memberikan ancaman pertama di awal pertandingan lewat tendangan William
Gallas yang masih melebar, menyambut sepakan bebas Gylfi Sigurdsson.
Chelsea merespons melalui tembakan Oscar dari luar kotak penalti,
tapi upaya di menit ke-10 itu meleset tipis di samping gawang Brad
Friedel. Peluang Sandro untuk kubu tuan rumah, sesaat berselang, juga
masih gagal menemui sasaran.
Kebuntuan skor akhirnya dipecahkan The Blues 17 menit laga berjalan
berkat gol indah Gary Cahill. Tendangan penjuru Eden Hazard dihalau
sundulan Gallas, tapi bola mengarah ke Cahill. Sang bek sentral langsung
melesatkan tendangan voli spektakuler menaklukkan Friedel.
Spurs hampir membalas seketika, tapi tendangan Jermaine Defoe dapat ditangkal oleh Petr Cech dan bola
rebound yang disambar Clint Dempsey pun kandas oleh blok Ashley Cole.
Peluang emas untuk menyamakan skor kembali diperoleh The Lilywhites
pada setengah jam laga. Sebuah kemelut dalam kotak penalti Chelsea
berujung dengan bola mendarat di kaki Sigurdsson. Sayang, tembakan
gelandang Islandia itu melenceng beberapa inci saja.
Pada menit ke-38, aksi
solo run Ramires diakhiri dengan
sodoran kepada Juan Mata. Pemain Spanyol itu langsung melontarkan
tendangan akurat yang bisa ditepis Friedel. Bola muntah dihantam kembali
oleh Mata, namun percobaannya kali ini melambung tinggi. Blues pun
gagal memperlebar keunggulan.
Babak Kedua
Hanya dua menit usai turun minum, Spurs sukses menyeimbangkan angka
1-1. Sebuah umpan lambung Tom Huddlestone dari tendangan bebas disontek
Jan Vertonghen ke arah Gallas, Bek Prancis itu pun tanpa kesulitan
menceploskan bola ke dalam gawang Chelsea dengan kepalanya.
Tdak lama kemudian, skor nyaris berbalik untuk keunggulan skuat Andre
Villas-Boas. Menerima operan terobosan Defoe, Sigurdsson melakukan
cut in sebelum melepaskan tembakan terarah. Beruntung bagi Chelsea, upaya Sigurdsson tepat menuju pelukan Cech.
Meski begitu, Spurs yang tampil amat cemerlang selepas interval
akhirnya benar-benar ganti memimpin pada menit ke-55. Operan berbau
tembakan dari Aaron Lennon berhasil dibelokkan Defoe untuk memperdaya
Cech.
Tekanan terus dilancarkan tuan rumah walau sudah unggul. Mereka
kembali mengancam lewat Sandro menginjak sejam pertandingan, tapi
tembakan pemain Brasil itu mengarah ke Cech sehingga sang kiper mudah
saja menangkap bola.
Di menit ke-66, skor berubah imbang 2-2. Sebuah
crossing
gagal dihalau dengan sempurna oleh Gallas. Mata yang sigap bereaksi
langsung melesakkan si kulit bulat ke sudut bawah gawang tuan rumah.
Cuma tiga menit setelahnya, Mata masuk
scoresheet untuk
kedua kalinya dalam pertandingan ini sekaligus membawa Chelsea memimpin
3-2. Terbebas sendirian setelah menerima sodoran terukur Hazard, mantan
bintang Valencia itu dengan tenang menaklukkan Friedel.
Dua peluang beruntun didapat Chelsea dan Spurs sekitar seperempat jam
sebelum waktu normal habis. Sepakan Oscar terlalu mudah diantisipasi
oleh Friedel, sedangkan kans tuan rumah lewat Sigurdsson melayang di
udara.
Pada menit ke-81, Spurs dihadiahi tendangan bebas sedikit di luar
kotak penalti Chelsea menyusul pelanggaran John Obi Mikel terhadap
Defoe. Sayang, eksekusi yang diambil Sigurdsson tidak akurat.
Lima menit jelang bubar, Fernando Torres berkesempatan menambah angka
bagi Chelsea. Berlari dari belakang untuk menyambut umpan rekan
senegaranya, Mata, El Nino coba melepaskan tembakan ke arah tiang jauh,
tapi upayanya masih melenceng tipis.
Dengan sisa waktu yang makin sedikit, Spurs terus berusaha keras
mencari gol balasan. Namun garis pertahanan yang kian naik menyisakan
banyak ruang untuk dieksploitasi The Blues saat melancarkan
counterattack.
Gol keempat pun diukir skuat Roberto Di Matteo oleh pemain pengganti Daniel Sturridge menuntaskan
assist Mata.